Postingan

Menampilkan postingan dengan label young entrepreneur

(Matrikulasi Kampus Umar Usman #5) DAY - 6

Gambar
Sharing Alumni Ada enam pembicara yang tampil di sesi Sharing Alumni. Masing-masing batch dari batch 1-4 diwakili oleh mereka. Hari itu, Miss Ly dan Mr Fey menjadi moderator yang membuka sesi tersebut. Selain menceritakan soal pengalaman mereka menjadi mahasiswa/i di kampus Umar Usman, mereka juga berbagi kisah soal bisnis yang pernah dan sedang mereka jalani. Mr Wanda, memiliki usaha supplier clothing di Bandung. Mr Indra Gunawan, yang seorang lulusan S2, menggeluti usaha makanan khas daerah. Miss Ayu, berkecimpung dalam Internet Marketting. Miss Ari adalah seorang pengusaha bengkel. Mr Salman dengan keunikannya, ternyata seorang pengusaha kacang mede. Dan Miss Ve seorang Leader Oemar Event Planner. Dari keseluruhan pengalaman mereka, saya dapat mengambil kesimpulan bahwa kuliah di kampus Umar Usman tidak akan menjamin kamu akan langsung jadi kaya, tetapi tergantung dari individunya. Mental seperti apa yang dimiliki? Maka tak jarang, ada saja yang keluar dari kampus UU dengan alas...

(Matrikulasi Kampus Umar Usman #5) DAY- 5

Gambar
Kisah Sukses Rendang Uda Gembul & Dinodonuts by Gufron Syarif Masuk hari kelima matrikulasi, mulai kerasa pencerahan dari para pembicara sebelumnya. Kalau saya pribadi sih makin semangat dan makin mantap untuk memulai bisnis yang saya inginkan. Setelah owner Randol, hari Selasa materi kami kembali diisi oleh owner usaha kuliner, yaitu Kang Gufron, owner dari Rendang Uda Gembul & Dinodonuts. Kisah awal mula Rendang Uda Gembul adalah saat Kang Gufron menjadi mahasiswa S2 di Australia, sebagai anak rantau yang jauh dari negeri tercinta terkadang timbul keinginan makan-makanan Indonesia khususnya rendang. Ia pun berpikir bagaimana caranya agar rendang yang dimasak di Indonesia, bisa dieksport keluar. Dan akhirnya ia menemukan solusinya, yakni dengan packaging vacum rendangnya bisa bertahan hingga setahun. Hari gini siapa sih yang gak kenal Dinodonuts? Pasti kenal dong, itu lho produk donatnya yang seperti dinosaurus dan pelopor donat huruf di Indonesia. Kenapa saya panggil...

(Matrikulasi Kampus Umar Usman #5) - DAY 4

Gambar
Success Story of Beverage Business by Danu Sofwan (Radja Cendol) Saat mendengar nama 'Cendol' apa yang kalian pikirkan? Minuman nyegerin? Minuman taste lokal? Minuman murah yang biasa dijajakan abang-abang gerobak? Seorang Danu Shofwan melihat peluang besar dari minuman hijau tersebut, dan telah berhasil membuat cendol naik kelas. Ia memodifikasi cendol yang biasa disajikan dengan santan, diganti oleh susu dan varian topping lainnya. Lewat usaha Randol(Radja Cendol)nya, Ia bisa meraih omset Miliaran rupiah dan kini sudah memiliki 780 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada matrikulasi pekan kedua, Mr Danu menjadi pembicara pertama. Ia tidak seperti pembicara-pembicara lain yang kaku. Mr Danu pembawaannya santai, easy going dan asik. Sepanjang ia bercerita soal Randol, dan memberikan materi, tak terlihat satu orang pun yang mengantuk. "Anak Muda Banget!!" itu yang terlintas dipikiran saya saat mengikuti sesinya.Walaupun materi Digital Disruption yang disam...

(Matrikulasi Kampus Umar Usman #5) DAY- 3

Gambar
Character Detect By Dina Kamilia, Psi S aya memulai hari ketiga matrikulasi dengan perasaan tidak mengenakan, saya ditegur oleh fasilitator karena menggunakan lift untuk sampai ke lantai 4 dan terpaksa turun kembali ke lantai 1 untuk memakai tangga. Saya sempat protes karena jelas tidak ada larangan tertulis soal itu, dan di hari sebelumnya juga ada beberapa boss yang memakai lift, Apakah mereka juga kena tegur? Dan fasil hanya menjawab begini, "Solidaritas boss, naik tangga biar kompak sama yang lain." "Oh..Please, Solidaritas u said?!"batin saya kesal.  Kebetulan pada hari itu, pembicara pertama adalah seorang Psikolog, Ibu Dina, dan beliau membahas soal Character Detect. Saya langsung bisa mengetahui karakter saya berkat Bu Dina dan kejadian lift pagi tadi. Dalam metode DISC, saya digambarkan sebagai sosok kancil yang memiliki sifat SOP Oriented, on time, individualis, dan kritis. Cocok sekali dengan saya yang paling tidak suka telat, da...

(Matrikulasi Kampus Umar Usman #5) DAY - 2

Gambar
Spirit of Dompet Dhuafa H ari kedua matrikulasi, pembicara pertama adalah Bpk. Parni Hadi. Beliau adalah co-founder dari Dompet Dhuafa yang pernah menjabat sebagai Pemimpin Redaksi di harian Republika. Saat mendengar namanya, saya merasa tak asing dengan beliau. Karena dulu Ayah saya sering berjumpa dengan beliau pada acara-acara ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia),dan Bpk. Parni Hadi adalah sosok wartawan senior yang dikagumi Ayah saya.     Sayangnya pada matrikulasi kemarin, Beliau tak bisa berlama-lama menjadi pembicara dan materi dilanjutkan oleh Bpk. Ismail A.Said. Meski sebentar, sosok nyentrik dan penuh guyon Bpk. Parni Hadi akan selalu terpatri di ingatan saya. " Menjadi pengusaha adalah mengemban profesi yang mulia." Kami disuruh merenung sembari mengucapkan kalimat itu dalam hati lalu kami bisikan ke orang di samping kanan dan kiri kami, sesi tersebut menjadi favorit saya di hari itu. Sementara Bpk.Ismail A.Said, K...